10 Hal Tak Terduga yang Menyebabkan Gula Darah Naik

Diposting pada

Obat Diabetes Herbal – Penyakit diabetes melitus tidak mampu disembuhkan, hanya mampu dikontrol dan dikendalikan. Hal yang mesti dikendalikan adalah gula darah dalam tubuh, oleh dikarenakan itu penderita diabetes melitus mesti menjauhkan beragam perihal yang mampu menambah gula darahnya. Berikut adalah perihal yang mampu membawa dampak gula darah Anda tidak terkontrol:

1. Pemanis buatan
Banyak orang yang menderita diabetes melitus berpikiran bahwa safe untuk mengkonsumsi makan atau minuman yang tidak mengandung gula atau berlabel  sugar-free. Atau, mereka mengganti gula mereka dengan gula buatan atau artificial sweeteners yang menurut mereka terhitung lebih safe jikalau dikonsumsi oleh penderita diabetes. Namun ternyata, pemanis buatan tidak sepenuhnya safe untuk dikonsumsi. Sesuai dengan penelitian yang dikerjakan pada 17 orang yang mengalami obesitas, diketahui bahwa kadar gula darah dalam tubuh mereka meningkat kala mengkonsumsi minuman yang mengandung gula buatan dibandingkan dengan kala mereka mengkonsumsi air mineral. Sama dengan hasil penelitian yang dipublikasikan di The Journal Nature pada tahun 2014 yang melaporkan bahwa mengkonsumsi minuman dengan gula buatan yang berlabel ‘nol kalori’ pada orang sehat (bukan penderita diabetes), mampu membawa dampak intoleransi glukosa, peningkatan kadar gula darah, dan berisiko mengalami diabetes mellitus style 2.

Namun, beberapa penelitian lain yang tidak menemukan pengaruh pada mengkonsumsi minuman dengan gula buatan tersebut. Yang jelas, untuk penderita diabetes lebih dianjurkan lebih kerap mengkonsumsi air mineral atau air putih biasa dibandingkan dengan beragam minuman yang punya rasa dan berkalori, biarpun udah pakai gula buatan ‘nol kalori’

2. Dehidrasi
Kejadian dehidrasi ternyata mampu berbahaya untuk penderita diabetes melitus. Pada orang normal dan sehat, mengalami dehidrasi mampu menambah kadar gula darah dalam tubuh dikarenakan aliran darah dalam tubuh kekurangan cairan dan lebih mengental. Hubungan ini terhitung mampu berlangsung sebaliknya, kala gula darah meningkat maka tubuh bakal mengeluarkan urin lebih banyak, oleh dikarenakan itu dehidrasi terjadi.

Penderita diabetes mesti membiasakan diri untuk mengkonsumsi air mineral, bukan lagi 8 gelas per hari namun meminum air mineral cocok dengan kebutuhannya agar terdehidrasi dengan baik. Semakin tinggi kesibukan fisik yang dilakukan, maka tambah banyak kebutuhan air yang dibutuhkan tubuh. Jika Anda ada masalah untuk mengkonsumsi air mineral dikarenakan tak senang rasanya, Anda mampu beri tambahan potongan buah layaknya lemon, daun mint, atau strobery. Hal ini bakal beri tambahan rasa segar berasal dari air mineral. Hindari minuman yang manis, biarpun punya kalori yang lebih rendah atau tidak punya kalori sama sekali.

3. Mengonsumsi obat-obatan
Beberapa obat punya pengaruh samping pada peningkatan kadar gula darah dalam tubuh, layaknya obat antidpressan, steroid yang berfungsi untuk menyembuhkan asma, penyakit autoimmune, serta inflamasi mampu menambah kadar gula darah secara drastis. Mengonsumsi pil KB juga merubah kadar gula darah, oleh dikarenakan itu The American Diabetes Association menganjurkan untuk mengkonsumsi pil KB kombinasi, yaitu dengan norgestimate dan estrogen sintetis. Maka sebaiknya, jikalau Anda punya diabetes melitus dan sedang mengalami penyakit lain juga, konsultasikan dan bicarakan perihal tersebut kepada dokter, untuk menghambat komplikasi lebih lanjut.

4. Fenomena fajar
Semua orang mengalami fenomena fajar. Fenomena fajar atau dawn phenomenon merupakan situasi di mana tubuh mengalami peningkatan sejumlah hormon yang mampu menambah gula darah secara drastis. Kejadian ini biasa berlangsung pada pukul 2 sampai 8 pagi, di mana tubuh mengeluarkan hormon layaknya hormon pertumbuhan, kortisol, glukagon, dan epineprin, yang mampu menambah resistensi insulin agar gula darah naik. Pada orang yang mengalami diabetes, insulin yang udah tersedia pada mulanya tidak bekerja dengan baik, sesudah itu berlangsung fenomena fajar yang membawa dampak kerja insulin tambah terhambat. Hal inilah yang mampu membawa dampak peningkatan gula darah amat tinggi. Oleh dikarenakan penderita diabetes dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi makan malam amat larut dan melaksanakan kesibukan fisik sesudah makan malam.

5. Menstruasi
Perubahan hormon pada jaman menstruasi ternyata merubah kadar gula darah. Kadar hormon yang tidak stabil pada perempuan yang sedang memasuki jaman menstruasi, mampu menurunkan sensitivitas insulin yang membawa dampak kadar gula darah naik bagi lebih dari satu perempuan. Biasanya perihal ini berlangsung seminggu sebelum menstruasi terjadi.

6. Kurang tidur
Penelitian yang diterbitkan di The Journal Diabetes Care menghambat tidur penderita diabetes melitus style satu hanya 4 jam dalam semalam, dan hasilnya diketahui bahwa sensitivitas insulin mereka menurun 14% sampai 21%. Kurang tidur bakal menambah stress pada tubuh dan berakibat pada kadar gula darah naik. The National Sleep Foundation (NSF) tunjukkan bahwa kala tidur berlangsung penurunan hormon kortisol dan  aktivitas proses saraf yang mampu memelihara regulasi kadar gula darah dalam tubuh.

7. Suhu ekstrem
Penderita diabetes melitus amat rentan pada pergantian suhu lingkungan. Suhu lingkungan yang ekstrem mampu mengganggu regulasi berasal dari kadar gula darah. Contohnya, pada suhu berlingkungan panas. Pada orang yang sehat, rasa panas tersebut bakal dikeluarkan melalui keringat untuk memelihara suhu tubuh selalu normal.  Sedangkan penderita diabetes mengalami ada masalah dalam produksi keringat agar suhu tubuhnya tidak normal.  Selain mampu menambah kadar gula darah, perihal ini bakal membawa dampak beragam komplikasi pada tubuh.

8. Mengonsumsi kafein
Walaupun Anda mengaku tidak pakai gula sama sekali pada kopi dan teh yang selalu Anda minum tiap-tiap pagi, perihal ini selalu saja bakal merubah gula darah Anda. Penelitian yang dikerjakan oleh A Duke University pada tahun 2008 menemukan bahwa penderita diabetes melitus style 2 yang punya kebiasaan mengkonsumsi kopi atau teh yang mengandung 500 mg kafein, mampu menambah 7,5% kadar gula darah.

9. Sedang sakit
Ketika Anda mengalami sakit atau terdapat infeksi dalam tubuh, maka tubuh bakal menghasilkan hormon dan menambah proses kekebalan untuk melawan kuman dan bakteri tersebut. Hal ini tentu saja wajar terjadi, namun waktu perihal ini berlangsung pada penderita diabetes, maka kadar gula darahnya mampu saja meningkat.

10. Melewatkan sarapan
Sarapan perlu dikerjakan bagi semua orang, tidak hanya untuk penderita diabetes saja. The Journal Diabetes Care tunjukkan bahwa waktu penderita diabetes melitus style 2 melepas sarapan, maka sel beta pankreas yang berfungsi untuk menghasilkan insulin bekerja tidak maksimal, agar membawa dampak gula darah naik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *