Pengertian Umroh

Diposting pada

Umroh Desember – Pengertian umroh dari aspek bhs ialah berkunjung. Artinya, umroh ini mampu termasuk dikatakan bahwa umroh ialah suatu tingkah laku menyengaja bersama berkunjung ke area yang biasa senantiasa dikunjungi. Hal ini tersebut dikarenakan umroh boleh untuk dilakukan kapan pun (tanpa terikat waktu, seperti halnya ibadah haji yang cuma dilakukan terhadap bulan Dzulhijjah saja tiap-tiap setahun sekali).

Apa Itu Pengertian Umroh secara Istilah/Syariah?

Pengertian umroh secara syar’i dan terminologi fiqih. Pengertian umroh memiliki artian berkunjung ke kota Makkah untuk melakukan ibadah (seperti thawaf dan sa’i) bersama melakukan tata cara tertentu. Atau makna lainnya singgah ke Baitullah untuk beribadah umroh bersama rukun rukun dan syarat syarat yang sudah ditentukan.

Umroh berlainan bersama ibadah haji yang boleh dilakukan cuma sekali saja, menunaikan umroh boleh berulang-ulang kali, akan tetapi, hukumnya senantiasa harus cuma sekali dalam seumur hidup. Jika seseorang itu mampu dan mampu menunaikannya berulang kali perihal ini diperbolehkan.

Ibadah Umroh (Haji Kecil)

Selain pengertian umroh yang sudah dipaparkan di atas, umroh termasuk disebut hajjul asghar (haji kecil), umroh ini menurut bhs berarti “berkunjung”, dan menurut makna syar’i adalah “berkunjung ke Baitullah, yang didalamnya untuk melakukan thawaf, sa’i, dan bercukur demi mengharap ridho Allah”.

Semua tata cara umroh yang dilakukan dalam ibadah umroh ini sudah dicontohkan oleh Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasalam dan kita tidak boleh merubah dan berkreativitas cocok bersama kemauan kita.

Keutamaan Ibadah Umroh

Setelah memahami dan membaca pengertian umroh, pembahasan setelah itu adalah tentang keutamaannya, terdapat beberapa hadits sahih yang menyatakan dan menyatakan tentang keutamaan dan pahala umrah, yang menjadikan banyak orang yang mampu secara materi, fisik, dan keilmuan mengupayakan menyegerakan untuk menunaikannya.

Bahkan tersedia termasuk bagi kalangan biasa biasa saja yang pendapatannya tidak memadai dan memungkinkan untuk pergi menunaikan umroh, sampai mengupayakan sekuat tenaga dalam berikhtiar dan berdoa demi beroleh keutamaan pahala yang mulia ibadah umroh, yaitu berupa:

Pengampunan Dosa. Sebagaimna disebutkan dalam sebuah hadis seperti bawah ini:
Dari Abu Hurairoh RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: “Ibadah umrah sampai umrah seterusnya sebagai kafarat untuk dosa di antara keduanya dan haji yang mabrur tidak tersedia balasannya jika surga”. (HR Bukhari dan Muslim)

Dalam hadis yang lain disebutkan termasuk bahwa jamaah haji dan umroh merupakan tamu Allah yang tiap-tiap doa doanya akan dikabulkan.
Dari Abu Hurairah RA berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “Para jamaah haji dan umrah merupakan delegasi Allah. Jika mereka berdo’a kepada-Nya, Allah akan mengabulkannya. Dan jika mereka berharap ampun, maka Allah akan mengampuni-nya”. (HR An-Nasaiy dan Ibnu Majah)

Bagi kaum wanita termasuk beroleh keutamaan pahala selain pengampunan dari dosa dosa, dikabulkannya doa-doa  yang dipanjatkan, lebih-lebih melakukan berumroh dan berhaji bagi wanita laksana melakukan tugas jihad sebagaimna kaum laki-laki yang berjhad di medan peperangan.
Rasulullah SAW bersabda: “Jihadnya orang yang sudah tua, anak-anak, orang yang lemah dan wanita, adalah haji dan umrah“. (HR An-Nasaiy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *