Rahasia Kandungan Beras Merah yang Dianggap Lebih Sehat

Diposting pada

Konsumsi nasi putih merupakan pilihan favorit dan udah menjadi budaya makan di Indonesia. Rasanya belum makan jikalau tanpa nasi. Kini beberapa orang jadi mengganti beras putih bersama beras merah. Benarkah kandungan beras merah lebih sehat?

Sebenarnya ke dua bahan makanan ini sama-sama memiliki kandungan banyak karbohidrat dan bermacam zat gizi tertentu. Lalu, mengapa beras merah diakui lebih baik dibanding beras putih? Berikut ini adalah jawabannya.

Kandungan Nutrisi Beras Merah

Sebagai whole grain atau bijian utuh, beras merah mempunyai semua bagian berasal dari gandum atau biji-bijian – dokterbabe

Sebanyak 340 gram nasi merah memiliki kandungan kurang lebih 248 kkal, 5.53 gr protein, 1.96 gr lemak, 51.67 gr karbohidrat, dan 3.2 gr serat. Tidak cuma zat gizi makro tersebut, beras merah terhitung kaya dapat zat gizi mikro, yaitu vitamin dan mineral.

Beras merah memiliki kandungan vitamin B1, B3, B6, B9, zat besi, fosfor, magnesium, zinc, selenium, tembaga, dan mangan. Kandungan ini menjadikan beras merah kaya dapat antioksidan.

Sebagai whole grain atau bijian utuh, beras merah mempunyai semua bagian berasal dari gandum atau biji-bijian. Termasuk dedak (lapisan luar) yang tinggi serat, germ atau mata beras (bagian yang memiliki kandungan dapat gandum) yang bergizi, dan endosperma (bulir beras) yang tinggi karbohidrat.

Yang lebih menarik lagi, walaupun masuk di dalam golongan biji-bijian, beras merah tidak punyai kadar gluten.

“Mendinginkan nasi setelah dimasak ternyata sanggup menambah salah satu kadar serat di dalam beras menjadi lebih tahan lama atau disebut serat resisten, yang sanggup mendukung memelihara kebugaran usus. Hal ini terhitung berlaku pada nasi yang udah dingin selanjutnya dipanaskan kembali.”

Berkat semua kadar nutrisi ini, beras merah banyak menjadi pilihan yang dipercaya lebih sehat sebagai sumber karbohidrat sehari-hari.

Lihat Juga : Jual Beras Murah

Kandungan Gizi Beras Merah Vs Beras Putih

Beras putih mengalami pengurangan antioksidan, vitamin B, mineral, lemak, serat, dan sedikit protein akibat penggilingan. Sedangkan, beras merah selamanya bersifat gandum utuh – dokterbabe

Mulanya semua beras merupakan beras merah. Kemudian, sepanjang proses penggilingan bagian luar layaknya sekam, dedak, dan embrio dapat dibuang fungsi memperpanjang usia simpannya. Namun, penggilingan menurunkan nutrisi beras putih.

Proses ini lah yang menyebabkan beras putih tidak sama bersama beras merah. Beras putih mengalami pengurangan antioksidan, vitamin B, mineral, lemak, serat, dan sedikit protein akibat penggilingan. Sedangkan, beras merah selamanya bersifat gandum utuh.

Meski sama-sama bebas gluten dan tinggi karbohidrat, tetapi beras merah lebih banyak memiliki kandungan vitamin B (kecuali B9) dan bervariasi mineral. Tak cuma itu, beras merah terhitung lebih tinggi daya serta zat gizi makro (karbohidrat, protein, lemak, serat).

Serat di dalam beras merah lebih banyak 1 hingga 3 gram dibandingkan beras putih. Kandungan ini dapat membuatmu kenyang lebih lama, mendukung memertahankan kadar kolesterol, dan mengontrol kadar gula darah.
Perbedaan kadar beras merah dan putih, menyebabkan beras merah lebih ramah pada gula darah.

Penggantian nasi putih bersama nasi merah barangkali sanggup menurunkan risiko berkembangnya diabetes jenis 2.
Mengonsumsi nasi merah sebanyak 2 porsi atau lebih tampaknya terjalin bersama penurunan risiko berkembangnya diabetes jenis 2, yaitu jenis diabetes yang terjalin bersama gaya hidup yang buruk.

Bukan cuma beras merah, mengganti nasi putih bersama gandum utuh lainnya mengenai pula bersama penurunan risiko penyakit ini sebanyak 36 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *